BANGKINANG KOTA – Dalam sebuah langkah proaktif untuk memastikan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang bersih dan modern, Pemerintah Kabupaten Kampar telah menyelesaikan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang krusial bagi Aparatur Pengadaan. Selama dua hari, 15-16 Oktober 2025, para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pejabat Pengadaan (PP) digembleng untuk menguasai seluk-beluk Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan bertajuk "Sosialisasi dan Bimbingan Teknis E-Purchasing" ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah investasi strategis untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas belanja daerah di era digital.
Acara yang berlangsung di Bangkinang Kota ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si. Beliau memberikan arahan tegas bahwa penguasaan regulasi terbaru adalah fondasi utama untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.
"Tantangan ke depan menuntut kita untuk lebih profesional. Saya ingin setiap rupiah yang dibelanjakan melalui proses pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan. Kuasai aturan, implementasikan E-Katalog V6 dengan benar, dan pegang teguh tujuh prinsip pengadaan," pesan Wakil Bupati kepada seluruh peserta.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kampar, Arief Dwi Kurniawan, ST, menggarisbawahi urgensi kegiatan ini. "Perpres 46 Tahun 2025 secara tegas mewajibkan KPA yang bertugas sebagai PPK untuk memiliki kompetensi pengadaan. Maka, Bimtek ini adalah jawaban sekaligus pembekalan wajib agar aparatur kita tidak hanya patuh, tetapi juga percaya diri dalam menjalankan tugasnya," jelas Arief.
Dipandu oleh narasumber ahli, Hernaning Rangga Dhyta Utama, SKM., MKM., CPOf., CPSp., C.Med, para peserta diajak menyelami materi secara mendalam. Hari pertama dikhususkan untuk membedah poin-poin perubahan fundamental dalam Perpres terbaru, yang memicu diskusi interaktif dan antusiasme tinggi dari peserta.
Pada hari kedua, fokus bergeser pada aspek praktik dengan materi Metode E-Purchasing. Para pesert
a tidak hanya mendengar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam studi kasus dan simulasi mini kompetisi untuk pengadaan pekerjaan konstruksi, sebuah sesi yang terbukti sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman.
Atmosfer pembelajaran menjadi lebih hidup berkat kuis-kuis berhadiah dan undian door prize yang didukung penuh oleh para sponsor: Retyan Computer, CV. Fandhisti, Jaya Mesin Tech, dan Anugrah Pratama.
Dengan selesainya Bimtek ini, aparatur pengadaan di lingkungan Pemkab Kampar diharapkan kini lebih siap untuk mengimplementasikan sistem E-Purchasing yang lebih transparan, kompetitif, dan akuntabel, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi nasional.
